Amerika Serikat Lirik Pontianak

155
NGOBROL SANTAI. Walikota Pontianak, Sutarmidji, saat menerima tamu dari Kedutaan Amerika dan USAID di ruang kerjanya, Rabu (1/12). GUSNADI

eQuator – Walikota Pontianak, Sutarmidji, kembali menerima kunjungan dari negara asing di ruang kerjanya, Rabu (16/12). Mereka adalah Forestry and Marine Affairs Economic Section dari Kedutaan Besar Amerika, Prima P. Wati, dan Office of Democracy, Rights, and Governance dari United States Agency for International Development (USAID), Maria V. Rakhovskaya.

“Fokus isu pertemuan kita dengan pihak Pemerintah Kota Pontianak, dalam hal ini Walikota Pontianak, terkait persoalan lingkungan hidup,” ujar Maria usai bertemu Sutarmidji.
Selain itu, kedatangan pihaknya juga ingin membangun kerja sama. “Saling sharing ide, menggali lebih dalam karakteristik masyarakat di Kota Pontianak, serta membuka informasi dengan saling bertukar pengetahuan antara Pemerintah Amerika dengan Pemerintah Kota Pontianak,” paparnya.
Senada, Walikota Sutarmidji menjelaskan, hasil pertemuan itu membahas berbagai hal terkait kemajuan Kota Pontianak. Berikut beragam inovasi yang dilakukan dalam sisi pelayanan publik maupun hal-hal yang akan dilakukan pihaknya ke depan.
Namun, pemilik akun Twitter @BangMidji ini lebih menekankan untuk menjajaki kerja sama di bidang pendidikan, terutama mengirimkan aparatur Pemkot untuk bisa ikut dalam program Strata 2 (S2) di universitas-universitas Amerika.

Menurut Midji, sejauh ini sumber daya aparatur yang dimiliki Pemkot terdiri dari lulusan Jepang, Swedia, Denmark, Belanda, dan Jerman. Belum ada alumni dari universitas di Amerika karena terkendala persyaratan.

“Kita minta nanti pegawai kita, terutama di bidang kesehatan dan infrastruktur, bisa melanjutkan pendidikan S2-nya, spesialisnya di Amerika,” harapnya.

Pihak Kedutaan Amerika juga ditawarkan Midji untuk menjajaki kerja sama memfasilitasi mahasiswa Fakultas Ekonomi Untan, Jurusan Akuntansi Internasional, untuk magang di universitas-universitas di Amerika.
“Selama ini magangnya ada yang di Inggris dan lainnya. Kita inginnya ada kerja sama supaya para mahasiswa itu bisa magang di sana,” terang dia.
Laporan: Gusnadi

Editor: Mohamad iQbaL

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here