Ada 57 Kasus Kusta di Kayong Utara

96
PERTEMUAN KUSTA: Plt Kepala Dinas Kesehatan KKU, Agus Rudi Suandi SE menyampaikan arahan sekaligus membuka kegiatan monitoring dan evaluasi program kusta di Aula Dinkes KKU pada 1 Desember lalu. KAMIRILUDDIN/RAKYAT KALBAR

eQuator – Sukadana-RK. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara, Agus Rudi Suandi, SE menyebut ada 57 kasus penyakit kusta di Kabupaten Kayong Utara. Hal itu dungkapkannya saat pertemuan Monitoring dan Evaluasi Program Kusta di ruang pertemuan Dinas Kesehatan KKU, belum lama ini.

Dikatakan Pak Agus (demikian Agus Rudi Suandi akrab disapa), dari 57 kasus kusta yang ada, sebanyak 23 kasus sudah selesai pengobatan dan dinyatakan sembuh. Sedangkan pasien yang mengalami cacat permanen sebanyak lima kasus. “Jadi sisa penderita sebanyak 34 kasus dan masih dalam proses pengobatan,” jelasnya.

Pria yang murah senyum ini menambahkan, guna menanggulangi masalah kusta di Kabupaten Kayong Utara pihaknya telah melaksanakan berbagai upaya. Diantaranya, sambung Agus, program pengendalian penyakit kusta dan pengelolaannya yang diintegrasikan dengan pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas. “Jadi kita mengupayakan keterampilan petugas di seluruh Puskesmas dan unit pelayanan kesehatan dalam penanggulangan kusta ini,” terangnya.

Agus menerangkan, kusta merupakan salah satu penyakit menular yang menimbulkan masalah sangat kompleks. Bukan hanya dilihat dari segi medis, melainkan dari masalah sosial ekonomi serta budaya daerah setempat.

Kurangnya informasi dan pengetahuan yang dimiliki masyarakat membuat stigma tersebut susah dihilangkan. Namun, dilanjutkan Agus, dengan kemajuan teknologi yang berkembang dibidang promotif, prefentif, kuratif dan rehabilitatif untuk penanganan penyakit kusta sudah seharusnya tidak lagi menjadi masalah kesehatan masyarakat. Akan tetapi, karena permasalahannya yang kompleks maka diperlukan program pengendalian secara terpadu dan menyeluruh agar dapat memutuskan penularan mata rantai penyakit kusta dan menghilangkan stigma di masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Agus berharap, petugas Puskesmas dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan petugas Puskesmas dalam program penanggulangan penyakit kusta. Keberhasilan program kusta, diakui Agus, memerlukan dukungan dari berbagai pihak dan kerjasama dengan sektor terkait.

“Semuanya mempunyai peran strategis dalam menunjang keberhasilan penanggulangan dan pemberantasan penyakit kusta. Kita harapkan dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat memberikan kontribusi yang besar dalam meningkatkan derajat kesehatan khususnya di Kayong Utara,” harapnya.

 

Laporan: Kamiriludin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here