400 Orang Hadiri Kegiatan Penanaman Pohon

Dandim Ajak Masyarakat Jaga Hutan

120
TANAM POHON: Para Forkominda Kapuas Hulu foto bersama di pohon-pohon yang ditanam di halaman Kantor Camat Putussibau Utara, Senin (21/12) pagi. Arman Hairiadi-RK

eQuator – Putussibau-rk. Sekitar 400 orang hadir mengikuti kegiatan penanaman pohon yang digelar Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut) Kapuas Hulu, Senin (21/12) pagi di Halaman Kantor Camat Putussibau Utara. Mereka menanam pohon belian, tembesuk, Gaharu dan lainnya.

Menurut Drs Abdurrasyid MM, Kepala Disbunhut Kapuas Hulu, kegiatan penanaman pohon diikuti semua unsur seperti Forkominda, SKPD, Ormas, Sekolah baik tingkat SD sampai Perguruan Tinggi serta lainnya. “Saya mengajak masyarakat sama-sama menyelamatkan hutan,” katanya.

Pada kegiatan penanaman pohon, Disbunhut Kapuas Hulu membagi-bagikan bibit pohon kesetiap kecamatan dan Ormas yang ada. Agar bibit tersebut bisa ditanam untuk menjaga kelestarian hutan. “Indonesia nomor tiga hutan terbesar di dunia yang berfungsi untuk mengurangi emisi dan karbon,” ujarnya.

Menurut Rasyid, pelestarian hutan sebagai upaya untuk mewariskan kepada generasi yang akan datang. Hutan yang gundul, baik dikarenakan ladang berpindah, bekas tambang dan lainnya, diupayakan dilakukan reboisasi. “Beberapa kali penanaman pohon, kita sering juara di tingkat provinsi,” ungkapnya.

Di Kapuas Hulu, kata dia ada juga lahan gambut. Hanya saja gambut di Bumi Uncak Kapuas berbeda dengan daerah lain. Kedalaman tertentu, gambut di Kapuas Hulu sudah terdapat air. Sehingga tidak mudah terjadinya kebakaran sebagaimana yang terjadi ditempat lain. “Kita disini jarang terbakar, kalaupun ada asap kiriman dari daerah lain,” ucap Rasyid.

Agar tetap asri, Disbunhut Kapuas Hulu selalu berupaya memberantas tindak pencurian kayu. Melalui sosialisasi kepada masyarakat khususnya di perbatasan, termasuk melakukan patroli rutin. “Masyarakat jangan menebang hutan. Kegiatan pelestarian hutan ini kita melibatkan semua pihak termasuk TNI,” katanya

Saat ini dikatakannya, kesadaran masyarakat untuk menjaga hutan sudah tinggi. Hal itu terlihat ketika masyarakat berladang, sudah jarang yang berpindah-pindah. “kita banyak program bekerjasama dengan berbagai pihak untuk memberdayakan masyarakat yang berada di sekitar hutan,” jelas Rasyid.

Ditempat sama, Dandim 1206/Psb Letkol (Kav) Budiman Ciptadi mengajak masyarakat untuk menjaga huta agar tetap lestari. Terutama menjaga dari tindakan pencurian pohon, baik yang dilakukan oleh oknum yang berasal dari dalam maupun negara luar. “Hutan Kalbar ini sangat luas bila dibandingkan dengan hutan negara tetangga dan ini harus tetap dipertahankan. Guna memperkuat pertahanan, TNI juga memiliki program penanaman pohon. Apalagi Kapuas Hulu daerah perbatasan sehingga hutan yang ada harus terus dilestarikan,” terangnya.

Menurut Dandim, untuk tindak pencurian kayu di Kapuas Hulu sangat minim. Meski demikian potensi pencurian kayu tetap ada. TNI tetap akan mengantisipasi itu. “Pohon memiliki peran yang sangat penting bagi TNI utamanya untuk pertahanan,” pungkasnya.

Fungsi pohon dapat memberikan pertahanan terhadap TNI seperti aspek perlindungan apabila ada tembakan atau adanya peninjauan. “Dengan adanya program penanaman pohon sangat membantu TNI dan kegiatan ini harus ditingkatkan dan dipertahankan,” imbuh Dandim. (aRm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here