2017, Jalan Paralel Sungai Jawi Rampung

Ikhwani: Pemkot Pontianak Patut Diacungi Jempol!

371
Jalan Paralel. Inilah salah satu ruas jalan paralel Sungai Jawi yang telah berhasil dibangun oleh Pemerintah Kota Pontianak, beberapa waktu lalu. Humas Pemkot Pontianak for Rakyat Kalbar

eQuator.co.id – Pontianak-RK. Upaya Pemerintah Kota Pontianak membangun jalan paralel di sepanjang kawasan Sungai Jawi dinilai sebagai langkah strategis untuk membangun ‘Kota Khatulistiwa’.

“Itu sangat-sangat bagus sekali. Dengan rencana itu, paling tidak bisa mengurai kemacetan di Kota Pontianak,” ucap Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalbar, Ir Ikhwani A Rahim diwawancarai wartawan Harian Rakyat Kalbar, Minggu (17/7).

Legislator PAN Dapil Kota Pontianak ini menyuarakan, DPRD Provinsi Kalbar tentu akan terus mendukung Wali Kota Sutarmidji dan kawan-kawan dalam melakukan inovasi guna membangun ‘Kota Bersinar’ ini.

“Apapun yang dibuat Pemkot Pontianak, kalau untuk masyarakat harus  kita didukung. Apalagi untuk kepentingan masyarakat. Dan pembangunan jalan paralel Sungai Jawi tentu akan mengangkat perekonomian masyarakat sekitar,” ujarnya.

Ketua Fraksi PAN DPRD Provinsi Kalbar ini menyampaikan, proyeksi Pemkot Pontianak yang akan menjadikan jalan paralel Sungai Jawi sebagai kawasan pusat kuliner tentu akan menguntungkan masyarakat. “Mudah-mudahan para PKL yang di Korem bisa dipindahkan ke situ,” harapnya.

Mantan aktivis mahasiswa ini berharap, Pemkot Pontianak juga mengembangkan kawasan pinggiran Kota Pontianak yang hingga kini terbilang belum tersentuh pembangunan. “Kalau daerah pinggiran dikembangkan juga tentu akan lebih baik lagi. Dengan begitu bisa membuka jalan baru,” ulasnya.

Wakil rakyat yang membidangi Komisi Keuangan Daerah dan Investasi ini berpendapat, Kota Pontianak memang perlu pengembangan di daerah pinggiran kota.

“Kita ketahui bahwa kendaraan kian hari semakin bertambah jumlahnya. Tapi kondisi jalan tidak linier dengan bertambahnya jumlah kendaraan yang ada. Oleh karena itu, usaha-usaha Pemkot Pontianak mengembangkan daerah ini perlu diacungkan jempol,” ulasnya.

Sebagai wakil rakyat, Ikhwani mengharapkan, pemerintah dan masyarakat bisa bermusyawarah membicarakan soal pergantian lahan. “Saya mengimbau kepada warga yang lahannya terkena pembangunan untuk membicarakan secara musyawarah,” paparnya.

Pemerintah juga demikian. “Intinya bermusyawarah. Ambil win-win solution. Pemerintah dalam membangun tentu mengutamakan kepentingan masyarakat terutama kepentingan umum,” ingatnya.

Sementara itu, Camat Pontianak Kota, Saroni mengatakan, sejauh ini rencana pembangunan jalan paralel Sungai Jawi sudah terbangun sepanjang dua kilometer lebih. “Dari Jalan Dr Wahidin sampai ke Jalan Gusti Hamzah (Pancasila),” terangnya.

Sekadar informasi, dari kawasan Bukit Barisan pemerintah sudah bergerak membangun ke kawasan Pancasila. “Kita nyambung lagi. Baru mulai dikerjakan meski ada beberapa tahap yang ketinggalan,” timpalnya.

Kepada staf redaksi koran ini, Saroni mengaku, pihaknya sudah mendorong pelaksana tugas untuk mempercepat penyelesaian pengerjaan. “Supaya Jalan Dr Wahidin sampai ke Jalan Pancasila cepat connect. Kita mendukung semua rencana Pak Wali,” gugahnya.

Saroni menyampaikan, khusus di kawasan Jalan Merdeka menuju kawasan Jalan Penjara. Yayasan Dharma Insan telah menyerahkan lahannya seluas 1.538 untuk dilakukan pembangunan oleh Pemkot Pontianak.

“Rumah Sakit Antonius sudah menyerahkan lahannya ke Pemkot. Mulai dari Jalan Merdeka sampai ke Jalan Penjara. Jadi sudah diserahkan semuanya, pengerjaan dasar untuk jalan sudah juga dilakukan,” serunya.

Saroni menjabarkan, yang menjadi prioritas Wali Kota Sutarmidji ialah kawasan Bukit Barisan hingga Jalan Dr Wahidin. “Tahun ini, Insya Allah pengerjaannya sudah selesai, kita akan upayakan. Tahun 2017, Insya Allah jalan paralel ini rampung. Harapan kita seperti itu,” ujarnya.

Reporter: Deska Irnansyafara

Redaktur: Andry Soe