2016, Tahun “Sikat” Koruptor

186
ilustrasi. net

eQuator – Sintang-RK. Sebagian besar masyarakat Kabupaten Sintang bergembira ria menyambut malam pergantian tahun, termasuk para koruptor. Tetapi begitu lonceng tahun baru selesai berdentang, para pencuri uang rakyat itu akan kalang kabut. Pasalnya, 2016 menjadi tahun memberangus koruptor.

“Memasuki awal 2016, Pemkab Sintang berkomitmen menekan dan memberantas praktik korupsi di lingkungan birokrat,” kata Yosepha Hasnah, Sekretaris Daerah (Sekda) Sintang ditemui di ruang kerjanya, baru-baru ini.

Komitmen untuk memberangus koruptor ini, kata Yosepha, merupakan salah satu upaya untuk menciptakan pemerintah baik dan bersih. “Bukan hanya Pemkab Sintang yang berkomitmen. Kejaksaan, Kepolisian dan intansi-intansi terkait lainnya juga demikian. Semua harus ikut berperan dalam menekan praktik korupsi,” tegasnya.

Maka dari itu, Yosepha mengingatkan seluruh PNS di lingkungan Pemkab Sintang untuk tidak mencoba-coba korupsi. “Jika ditemukan indikasi korupsi, maka siap-siap saja oknum PNS tersebut menerima sanksi yang ada. Pekerjaan yang tidak baik akan menghasilkan dan berakhir dengan buruk,” ingatnya.

Yosepha tidak menampik, selama ini sudah ada beberapa oknum PNS Sintang yang terjerat kasus korupsi dan harus berurusan dengan hukum. “Kita tidak akan pernah intervensi terhadap proses hukum. Jika ada oknum PNS kita yang bersalah, silahkan proses mereka sesuai Undang-Undang,” tegasnya.
Dia memastikan, Pemkab Sintang sangat mendukung upaya yang dilakukan aparat penegak hukum dalam menekan praktik korupsi. “Sebab, dampak yang ditimbulkan dari praktik korupsi sangatlah luas terutama pada sektor pembangunan,” jelas Yosepha.

Menurutnya, korupsi bukan merupakan budaya bangsa. Tetapi bagian dari perlakuan buruk yang harus diberantas hingga ke akar-akarnya. “Korupsi merusak ekonomi bangsa, menyengsarakan rakyat, merampas hak rakyat dan merusak kehidupan berbangsa,” papar Yosepha.

Meskipun sudah ada oknum PNS yang korupsi, Yosepha masih sangat yakin masih banyak PNS Sintang yang mampu menjaga amanah dan kepecayaan yang diberikan masyarakat.

“Kami yakin dan percaya seluruh pejabat dan staf berkomitmen mempercepat pembangunan. Komitmen kami tidak akan mengambil hak-hak rakyat, melindungi, menganyomi, dan melayani masyarakat demi kesejahteraan mereka,” tutup Yosepha.

Laporan: Achmad Munandar

Editor: Mordiadi